Serah Terima Alat Pres untuk Kampung Merabu

B2P2EHD (Samarinda, 6/9/2018)
Pada tanggal 29 Agustus 2018, di kampung Merabu (Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau) dilakukan pertemuan antara perwakilan B2P2EHD, PT. UDIT (Utama Damai Indah Timber) dan kepala Kampung untuk menindaklanjuti pelatihan HHBK bulan Juli 2018 yang lalu. Pada acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan alat pres teh celup dilakukan oleh Sumitra Gunawan (Kabid Program dan Evaluasi B2P2EHD) kepada Agustinus Karna (Kepala Kampung Merabu).

Sumitra menyebutkan bahwa riset yang baik harus dapat diaplikasikan dan menyentuh masyarakat bawah, diantaranya adalah riset terkait tumbuhan obat tradisional. Pembuatan teh celup herbal dari bahan yang ada di sekitar hutan dapat dijadikan sebagai sajian minuman di guest house kampung Merabu dan dapat juga digabungkan dalam paket wisata alam kampung Merabu sebagai souvenir/oleh-oleh wisatawan yang berkunjung.

Agustinus Karna (kepala kampung Merabu) berharap agar warga dapat memperoleh bimbingan dan pendampingan dari B2P2EHD dan PT. UDIT sehingga warga kampung dapat memproduksi dan menjual produk turunan HHBK sekitar hutan.
Andrian (peneliti B2P2EHD), banyak HHBK sekitar hutan yang dapat dimanfaatkan dengan teknologi tepat guna skala rumah tangga, seperti daun Bangkirai, daun Gaharu, daun Senna, daun Karamunting dan berbagai bahan lainnya. Daun-daun tersebut dapat diolah menjadi bentuk teh celup herbal. Teh celup herbal ini memiliki peluang yang besar karena di masa kini ada gerakan “back to nature”.
Bu Marseli (Sekretaris Kampung) ibu-ibu kampung diharapkan dapat mengerjakan pembuatan teh celup herbal sebagai bentuk usaha tambahan pendapatan keluarga. Usaha ini juga dapat dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di kampung Merabu.

 

Ilham Hadiansyah (Kasi kesos PT. UDIT) yang didampingi oleh Nargito (Kepala Unit PT. UDIT), kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut adanya pelatihan Pemanfaatan HHBK yang dilakukan pada bulan Juli 2018 yang lalu. Ilham juga menambahkan bahwa PT. UDIT siap memfasilitasi proses transfer teknologi pemanfaatan HHBK dari B2P2EHD ke warga kampung sekitar lokasi kerja perusahaan. (AF, SG, SEP).
%d blogger menyukai ini: