Sebelum memasarkan produk, Peneliti B2P2EHD mengikuti pelatihan PIRT

B2P2EHD (Samarinda, 27/3/2018) Sabtu, 24 Maret 2018 B2P2EHD mengirim salah satu penelitinya yaitu Supartini untuk mengikuti pelatihan Penyuluh Keamanan Pangan di Dinas Kesehatan Samarinda. B2P2EHD mengikuti pelatihan ini dalam rangka untuk memasarkan salah satu produknya “Bolu Pasak Bumi” ke masyarakat umum. Pemasaran Bolu Pasak Bumi ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa produk Pasak Bumi tidak hanya berupa minuman yang dikonsumsi oleh kaum laki-laki saja tetapi dapat juga berupa makanan yang dikonsumsi oleh semua kalangan (anak-anak, remaja, orang tua, laki-laki atau wanita). Bolu Pasak Bumi memiliki dosis yang berbeda-beda. Dosis yang disukai oleh anak-anak  adalah ekstrak dari 1 sdt sebuk Pasak Bumi dan dosis yang disukai oleh orang dewasa adalah ekstrak dari 2 sdm sebuk Pasak Bumi.

Pelatihan diikuti oleh 40 peserta  dari  usaha skala rumah tangga dan usaha kecil menengah dengan produk berupa jamu, amplang, kue kering, mie telur, teh, bolu, nasi goreng, krupuk, cake and cookies, dll.  Pemateri berasal dari Dinas Kesehatan, BPOM dan MUI. Pelatihan ini sebagai salah satu syarat pengurusan perijinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Ijin ini dikeluarkan sebagai jaminan bahwa produk yang dijual telah memenuhi standar produk pangan yang berlaku. (AF)

%d blogger menyukai ini: