SDIT Cordova Samarinda Belajar Menjaga Kelestarian Hutan dengan Widya Wisata LHK

B2P2EHD (Samarinda, 12/9/2017)_ Demi mendapatkan ilmu pengetahuan tentang bagaimana melestarikan Hutan dengan cara menanam yang baik dan benar, pada hari Senin, 11/9, Sebanyak 130 Siswa-siswi pelajar Sekolah Dasar kelas 6 dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda mengikuti program Widya Wisata Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD).

Ir. Nina Juliaty, MP., Kepala Bidang Data, Informasi dan Kerjasama B2P2EHD mengatakan dalam sambutannya di sesi pembukaan kegiatan Widya Wisata LHK B2P2EHD tersebut, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian institusi Badan Litbang dan Inovasi Kementerian LHK yang diwakilkan oleh B2P2EHD dalam memberikan pelayanan kepada pengguna (masyarakat) terkait penerapan hasil-hasil penelitian dan pengembangan yang telah dihasilkan.

“Banyaknya hasil penelitian dan pengembangan yang telah diperoleh dan dihasilkan oleh B2P2EHD pastinya akan lebih bermanfaat apabila tersampaikan kepada pengguna (masyarakat), hal ini menjadikan kami sebagai Aparatur Sipil Negara menjadi lebih bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan yang telah kami laksanakan selama ini” kata Nina.

Nina juga sangat mengapresiasi pihak SDIT Cordova Samarinda yang telah mengirimkan siswa-siswinya untuk belajar tentang menjaga kelestarian hutan melalui program Widya Wisata LHK B2P2EDH ini. Menurut Nina penting untuk mengenalkan hal ini kepada anak-anak agar mereka lebih peduli akan kelestarian alam dan hutan yang ada saat ini.

“Pendidikan yang di isi dengan materi belajar dari alam merupakan sarana yang ampuh untuk siswa-siswi sekolah dasar menerima dan menyimpannya lalu menerapkannya kedalam kehidupan sehari-harinya nanti, baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan lainnya” tambah Nina

Materi menjaga kelestarian hutan yang di bawa oleh SDIT Cordova jenjang kelas 6 ini di isi dengan memberikan pengetahuan tentang bagaimana melakukan teknik stek pucuk di Green House dan persemaian B2P2EHD. Untuk memperkenalkan jenis tanaman yang dihasilkan melalui teknik tersebut, peserta mendatangi Arboretum Sempaja untuk melihat berbagai macam koleksi tanaman kehutanan yang ada dimiliki oleh B2P2EHD Samarinda.

Selesai mengunjungi dan mengenal tanaman yang ada di lapangan, siswa-siswi SDIT Cordova Samarinda diberikan bekal teori tentang tanaman hutan di perpustakaan B2P2EHD, lalu dilanjutkan dengan mengenal hasil-hasil hutan dengan menyaksikan dan mempraktekan pembuatan Teh Irai dan Kue Bolu Tengkawang di Ruang Informasi B2P2EHD. Di ruangan ini juga ditayangkan video-video tentang konservasi hutan dan sumberdaya alam yang ada di Kalimantan Timur.

Peserta Widya Wisata LHK B2P2EHD pada kali ini di bagi menjadi 4 kelompok berdasarkan jumlah kelas yang ada di SDIT Cordova Samarinda. Kelompok tersebut terdiri dari nama-nama tanaman kehutanan yang ada di Indonesia, nama-nama tanaman tersebut adalah, Kapur, Sungkai, Tengkawang dan Agathis.

Masing-masing kelompok tersebut mengunjungi beberapa fasilitas penelitian dan pengembangan yang ada di kantor B2P2EHD. Mulai dari Arboretum Sempaja, Persemaian B2P2EHD, Green House, Perpustakaan dan Praktek Pembuatan Teh Irai di Ruang Informasi B2P2EHD.

Di akhir kegiatan, B2P2EHD yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Data, Informasi dan Kerjasama B2P2EHD secara simbolis memberikan sejumlah bibit tanaman yang digunakan sebagai nama kelompok peserta. Di ikuti dengan penyerahan plakat ucapan terima kasih dari SDIT Cordova Samarinda kepada B2P2EHD Samarinda. *MSC

%d blogger menyukai ini: