Pembinaan Sekbadan Litbang dan Inovasi di B2P2EHD: Bangun jiwa korsa dan integritas untuk kebersamaan

B2P2EHD (Samarinda, 29/3/2017)_Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Si., melakukan pembinaan kepegawaian di Kantor Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) pada hari Jumat, 24/3.

[ngg_images source=”galleries” container_ids=”7″ display_type=”photocrati-nextgen_basic_slideshow” gallery_width=”300″ gallery_height=”200″ cycle_effect=”fade” cycle_interval=”1″ show_thumbnail_link=”0″ thumbnail_link_text=”[Show thumbnails]” order_by=”sortorder” order_direction=”ASC” returns=”included” maximum_entity_count=”500″ align:”center”]Pada sambutannya Sylvana merasa senang dan bangga atas sambutan yang diberikan oleh seluruh komponen pegawai yang ada di B2P2EHD, “Saya sudah lama diperintah atasan untuk ke Samarinda karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan di sini (Samarinda), Alhamdulillah apa yang ada di bayangan saya selama ini pupus seketika setelah saya melihat sendiri sambutan yang diberikan oleh B2P2EHD” kata Sylvana.

Sylvana juga mengapresiasi atas kekompakkan dan kebersamaan yang ada di B2P2EHD dan memberikan pesan untuk selalu berkomunikasi dalam rangka menghindari gap miskomunikasi.

“Didalam setiap institusi ada yang namanya KORSA yang berisi Rasa Hormat, Kesetiaan, Kesadaran dan Kebanggaan serta Integritas, bangunlah jiwa Korsa agar terciptanya kebersamaan dan persatuan di institusi kita” ujar Sylvana.

Sylvana menitikberatkan pentingnya membangun integritas karena dalam integritas memiliki arti bersatunya kata dan perbuatan, apabila integritas tinggi, loyalitas tinggi maka rasa hormat terhadap diri sendiri, kepada orang lain dan institusi akan terjalin dengan baik.

“Integritas merupakan nilai-nilai yang ada dalam gerakan revolusi mental, dalam mewujudkan visi, misi dan target institusi perlu rasa setia dan loyal, hal inilah yang akan menghindarkan kita dari bencana komunikasi.” tambah Sylvana.

Berkaitan hal tersebut, Sylvana juga menyarankan untuk menghindari adanya komunikasi yang didasarkan dengan perkiraan berupa kata “saya pikir, saya kira, dan saya rasa”. “PASTIKAN!, karena komunikasi yang didasarkan kira-kira akan berdampak tidak baik.” Tegas Sylvana.

Dalam berkomunikasi di llingkup institusi sebaiknya juga menggunakan 2 tahap dibawah, contohnya dari Kabalai ke Kabid atau ke Kasie. Hal ini akan menunjukkan tupoksi yang jelas dari sistem komunikasi yang terjalin.

Diinformasikan, sebelum memberikan Pembinaan Kepegawaian, Ibu Sekretaris BLI mengunjungi beberapa sarana dan prasaran yang terdapat di B2P2EHD. Mulai dari Arboretum Sempaja, Green House, Perpustakaan, Persemaian, Laboratoirum Tanah dan Hasil Hutan, Ruang Display Hasil Penelitian.

Pada kunjungannya di Arboretum, Sylvana menyarankan dicari aturan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait banyaknya kunjungan masyarakat di arboretum untuk melakukan kegiatan foto prewedding serta kegiatan lainnya.

Sementara itu Sylvana juga mengutarakan keinginannya pada saat mengunjungi perpustakaan, “Perpustakaan dikatakan berhasil apabila ada Ibu-ibu yang pergi ke pasar atau ke Mall untuk belanja tetapi menyempatkan diri sebentar untuk ke perpustakaan untuk membaca Jurnal atau publikasi yang ada di Perpustakaan.” Kata Sylvana.

Ibu Sekretaris BLI juga melakukan penanaman pohon di halaman B2P2EHD dengan jenis pohon Tengkawang unggulan hasil rawatan Persemaian B2P2EHD. Pohon tengkawang yang ditanam tersebut telah disematkan Barcode, apabila di scan barcodenya maka akan langsung terhubung ke Ejurnal BLI untuk menyatakan jenis pohon tersebut berada dalam naskah yang ada di Jurnal BLI.

Selain melakukan penanaman, Sylvana juga mencicipi hasil penelitian B2P2EHD dalam bidang ketahanan pangan yaitu Kue Bolu Tengkawang, Kue Bolu Pasak Bumi dan Teh Irai. *MSC

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: