Pembinaan Ka. Badan Litbang dan Inovasi : Bangga dan Kompak dalam bekerja demi tercapainya Manfaat hasil Litbang

B2P2EHD (Samarinda, 29/3/2017)_Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Dr. Henry Bastaman, M.ES., menekankan pentingnya selalu menjaga kebanggaan dan kekompakkan dalam bekerja untuk meraih manfaat hasil penelitian dan pegembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Hal ini disampaikan oleh Kepala BLI pada pembinaan Pegawai Lingkup Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD), Jumat, 24/3, di Gedung Pertemuan Dipta Grha B2P2EHD.

“Demi terciptanya suasana kerja yang kondusif,  Saya ingin menyampaikan salah satu amanat Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang selalu ditekankan yaitu agar kita selalu menjaga kebanggaan dan kekompakkan dalam bekerja, sehingga kita mendapatkan manfaat dari hasil kerja kita.” Kata Henry Bastaman.

Untuk menjelaskan bagaimana membangun rasa bangga dan kekompakkan dalam bekerja, Henry menceritakan kondisi yang ada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat ini, sebagai gambaran bagaimana seharusnya Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dalam institusinya lalu memperoleh manfaat dari hasil capaian kerjanya.

Henry memaparkan dalam ceritanya, KLHK berada dalam kondisi yang berat karena setelah bergabungnya Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup saat ini KLHK menjadi Kementerian yang besar dan kuat dengan 13 (tiga belas) Eselon 1 didalamnya.

“Setelah di Bandung, kita menyadari kita adalah kementerian paling besar dan paling kuat dengan 13 eselon 1, kita harus mengendalikan dari bawah tanah sampai atmosfer, mengurus semuanya. Bahkan KLHK melakukan kejasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan Fatwa supaya hutan dan lingkungan tidak rusak.” Kata Henry

Beratnya pekerjaan dan banyaknya tantangan dalam bekerja tersebut adalah amanat kepada kita untuk dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Henry mengatakan ini adalah tugas mulia yang wajib dijalankan dengan penuh kesadaran dan kebanggaan. “Menjalankan tugas secara menyeluruh memang terlihat berat, tetapi kalau kita memiliki integritas untuk saling bekerja sama dan kompak, maka kita tidak akan bisa diganggu oleh pihak manapun.” Ujar Henry

Henry juga menegaskan untuk selalu membangun suasana kerja yang enak, “banyaknya persoalan dikantor apabila suasana mendukung maka akan dengan mudah diselesaikan.” Ujarnya.

Lebih lanjut Henry mengatakan Korps BLI harus kuat, selalu menjaga dari serangan kanan kiri, jangan menghancurkan diri kita sendiri. “Ini menjadi tantangan kita, apabila ada persoalan, kita selesaikan sendiri. Contohnya masalah dalam rumah dibereskan sendiri, kalau bisa kita yang selesaikan kita selesaikan. Ini adalah prinsip yang baik.” Kata Henry.

Selain itu Henry juga menyampaikan bahwa kita harus bangun satu suasana dimana dalam setiap bekerja, tidak hanya kita sendiri yang tahu tetapi semua pihak perlu tahu. Dalam hal ini Peneliti melakukan penelitian apa, kita semua tahu. “Tidak ada lagi kegiatan pekerjaan hanya untuk kepentingan sendiri. Kita semua harus terintegrasi. Pola pikir Penelitian ini hanya untuk penelitian pribadi tidak boleh ada lagi.” Sambung Henry.

Kalau masih memiliki pola pikir seperti itu, nantinya akan berdampak tidak baik terhadap penelitinya sendiri. “Sayang kalau sudah capek-capek meneliti tetapi tidak dapat dimanfaatkan oleh pihak lain.” Kata Henry.

Diakhir pembinaannya Henry memberikan amanat bahwa setiap bentuk pekerjaan baik ringan maupun berat adalah Tugas Mulia dan harus dikerjakan dengan kompak. Persoalan kecil harus segera diselesaikan, jangan membuat persoalan kecil jadi besar.

“Jangan mengira-ngira dan mengatakan kita tahu itu benar atau tidak. Jangan sampai seperti itu. Kalau bisa bilang langsung, bilang saja langsung, selesaikan maka pasti akan selesai, bukan katanya-katanya.” Tegas Henry.

Sebelum menutup pembicaraan, Henry menceritakan tentang Anoa yang berhasil lahir di Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado yang bernama MAHESA. “Mahesa artinya bersatu, ini memiliki makna tumbuh kuat dalam menjalankan kewajiban pekerjaan kita. Litbang harus muncul dan bangkit. Kita harus siap sebagai leading the way.” Kata Henry

Yang paling penting adalah betul-betul memposisikan litbang pada posisi yang tepat, karena sudah ditunggu oleh banyak orang, “saya yakin semua bisa apabila kita bersatu.” Tambah Henry.

Henry juga mengucapkan banyak terima kasih atas capaian B2P2EHD selama ini. Kiprah peneliti B2P2EHD yang sangat baik, hal ini dilihat dari banyaknya reference dari B2P2EHD yang bisa dipakai dan merupakan keunggulan dari B2P2EHD.

Salah satu contohnya adalah Tengkawang dan Teh Irai, “saya banyak dihubungi oleh berbagai pihak terkait Tengkawang.” Tutup Henry yang menginginkan Tengkawang dan Bengkirai dapat dipamerkan pada kegiatan IUFRO/INAFOR di Jogja bulan Juli mendatang.

Kunjungan Kepala BLI ke B2P2EHD selain memberikan pembinaan kepada pegawai B2P2EHD juga melakukan peresmian beberapa sarana dan prasarana B2P2EHD, diantaranya adalah Arboretum Sempaja, Persemaian B2P2EHD dan Trek Henry Bastaman. *MSC

%d blogger menyukai ini: