Pembangunan Fasilitas Rehabilitasi Orangutan di KHDTK Labanan, Bentuk Kerjasama B2PD Dan COP

B2PD (Berau, 24/02/2016) Central of Orangutan Protection (COP) telah membangun beberapa fasilitas Pusat Penyelamatan Orangutan dan Sarana Prasarana Pendukungnya di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) untuk Hutan Penelitian Labanan. Hal ini untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan pengelolaan ekosistem hutan Dipterokarpa di KHDTK untuk Hutan Penelitian Labanan.

Pembangunan yang telah dilaksanakan sampai dengan tahun 2015 diantaranya adalah:

  • pembangunan Mess/Camp/Pondok Kerja dengan ukuran 5m x 10m beserta fasilitas MCK dan 1 (satu) unit dapur,
  • pembangunan kandang sosialisasi dengan ukuran 2m x 8m (satu unit),
  • pembangunan klinik mini dengan ukuran 5m x 4m (satu unit),
  • gudang pakan dengan ukuran 4m x 6m (satu unit),
  • titian/jembatan kayu dari pintu masuk ke Mess, pengadaan hand chainsaw (satu unit).

Selain pembangunan fasilitas tersebut COP juga telah merehabilitasi sebanyak 20 (dua puluh) Orangutan. Orangutan yang direhabilitasi saat ini telah ditempatkan di lokasi penyelamatan dan rehabilitasi.
Kegiatan yang belum dilaksanakan adalah Survei lokasi pelepasliaran (satu paket), pelepasliaran Orangutan, pembangunan gapura/gerbang masuk kawasan (2 unit), pengembangan pusat informasi (satu paket), pengadaan potret udara menggunakan Drone (satu paket), pengadaan camera trap.
Dalam kegiatan tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi diantaranya adalah kondisi lapangan yang belum kondusif sehingga pembangunan fisik berupa pembangunan Gapura/Gerbang masuk kawasan belum dapat dilaksanakan, untuk potret udara belum dapat dilakukan karena alat Drone nya rusak dan pengadaan tenaga pengamanan belum terlaksana karena sumberdaya yang tersedia masih belum memadai.
Rencana tindak lanjut dari kerjasama antara B2PD dan COP pada tahun 2016 ini adalah membangun titian jalan dari Mess sampai ke Klinik Satwa sepanjang 100m, pembuatan gudang pembakaran sampah pakan dan medis dengan ukuran 3m x 3m, rehabilitasi Orangutan sebanyak 20 Orangutan dan pelepasliaran Orangutan sebanyak 5 Orangutan di Kabupaten Kutai Kertanegara.
Kerjasama antara B2PD dan COP dimulai sejak tahun 2014 dengan didasari oleh Surat Perjanjian Kerjasama nomor : PKS.121/VIII/Lit.7.3/2014 dan nomor : 01/HQ-05/COP/2014.Perjanjian tersebut berisi tentang Penyediaan Areal KHDTK untuk Hutan Penelitian Labanan sebagai Pembangunan Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan dan Sarana Prasarana Pendukungnya dalam Mendukung Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Ekosistem Hutan Dipterokarpa. ***MSC/INA

%d blogger menyukai ini: