Seluruh Artikel Elektronik Majalah Ilmiah B2P2EHD Sudah Memiliki DOI

B2P2EHD(Samarinda,20/3/2017)_Seluruh artikel Majalah Ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) baik terbitan yang lalu maupun saat ini telah memiliki Digital Object Identifier (DOI) atau biasa disebut dengan Pengenal Objek Digital.

Majalah ilmiah yang diterbitkan B2P2EHD awalnya memiliki nama Jurnal Penelitian Dipterokarpa (JPD) telah terbit sejak tahun 2007 dan mengalami perubahan pada tahun 2015 menjadi Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa (JPED). Total artikel JPD yang telah memiliki DOI berjumlah 85 (delapan puluh lima) artikel yang terhimpun dari tahun 2007 hingga tahun 2014. sedangkan artikel JPED yang telah memiliki DOI berjumlah 21 (dua puluh satu) artikel dari tahun 2015 hingga tahun 2016.

Secara keseluruhan ada 106 (seratus enam) artikel yang telah disematkan DOI-nya. Untuk tahun 2017 dan ke depan akan dilaksanakan penyematan DOI ke artikel sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh Dewan Editor dan Manajemen JPED melalui mekanisme sirkulasi menggunakan aplikasi Jurnal Elektronik Open Journal System (OJS). DOI JPD dan JPED dapat diakses pada laman berikut : E-Journal B2P2EHD.

Tujuan memberikan DOI pada masing-masing artikel di JPD dan JPED selain untuk memberikan identitas per-artikel, juga sebagai salah satu upaya memperoleh nilai yang baik dalam proses akreditasi yang akan dilakukan pada tahun ini. Hal ini mutlak dilakukan karena DOI dapat berguna sebagai verifikasi sebuah artikel yang akan di nilai untuk akreditasi sebuah majalah ilmiah.

Tim penilai akan menggunakan DOI untuk melacak keberadaan sebuah dokumen karya ilmiah. Pada saat B2P2EHD mengusulkan akreditasi, cukup menuliskan informasi tentang publikasi yang berisi DOI yang merujuk ke artikel tersebut. Tim penilai selanjutnya melacak tulisan yang terdapat di majalah ilmiah yang di nilai mengacu ke DOI tersebut melalui melalui situs http://dx.doi.org.

DOI merupakan suatu alat yang diupayakan untuk memberikan identitas secara digital bagi sebuah tulisan ilmiah, DOI bersifat unik dan tidak boleh terjadi duplikasi serta tidak boleh berubah.Sebuah DOI apabila sudah teridentifikasi pada sebuah artikel ilmiah maka akan melekat pada dokumen tersebut walaupun pada artikel tersebut mengalami perubahan, perpindahan lokasi, dan sebagainya.

Format penulisan DOI sangat sederhana agar mudah diingat dimana format DOI tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu prefix dan suffix. Keduanya dipisahkan oleh karakter “/”. Bagian prefix merujuk kepada lembaga yang berwenang meng-assign DOI dan bagian suffix menunjukkan identitas yang diberikan untuk suatu obyek dokumen tertentu

Untuk DOI yang digunakan oleh JPD dan JPED menginduk kepada Portal Publikasi Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BLI KLHK). Kode pengenal DOI dari Portal Publikasi BLI KLHK adalah 10.20886 dan untuk melanjutkan kode pengenal tersebut agar dapat disematkan ke artikel JPD dan JPED ditambahkan kode jped, tahun terbit, volume, nomor dan nomor halaman.

Sebagai contoh untuk salah satu artikel yang terbit pada JPED Volume 2 Nomor 2 Desember 2016, kode lengkap dari DOI majalah ilmiah untuk terbitan JPED tersebut adalah sebagai berikut 10.20886/jped.2016.2.2.67-72. Tentunya kodefikasi tersebut tidak dapat langsung diakses, karena harus ditambahkan awalan http://dx.doi.org/ didepan kode tersebut. Sehingga lengkapnya DOI untuk artikel tersebut menjadi http://dx.doi.org/10.20886/jped.2016.2.2.67-72.

DOI berfungsi sebagai permalink dimana merupakan suatu alat pengenal yang sifatnya permanen dan digunakan pada sebuah dokumen elektronik. DOI tidak berhubungan dengan lokasi dimana dokumen tersebut berada. Fungsi dari penggunaan DOI adalah untuk memberikan catatan ilmiah dari artikel dimana artikel dikenali melalui angka-angka unik yang dapat digunakan oleh seseorang/Badan/Instansi untuk mendapatkan rincian catatan serta salinan elektronik.

Semoga dengan berhasilnya penyematan DOI seluruh artikel pada JPD dan JPED, proses akreditasi JPED yang akan dilaksanakan pada tahun ini akan berjalan sesuai dengan nilai yang diinginkan. Lulus dengan status terkareditasi dari lembaga LIPI. **MSC

 

Sumber foto featured:

https://image.slidesharecdn.com/doi-123397115335-phpapp03/95/digital-object-identifiers-affecting-how-libraries-connect-to-online-digital-content-15-728.jpg?cb=1233949689

 

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: