Pembahasan Proposal ROPt, ROPg dan RPK B2P2EHD Tahun 2017

B2P2EHD (Samarinda, 22/2/2017)_Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) melaksanakan kegiatan Pembahasan Proposal Rencana Operasional Penelitian (ROPt), Rencana Operasional Pengembangan (ROPg) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Tahun 2017 di Gedung Pertemuan Dipta Grha B2P2EHD Samarinda, 16-17/2.

Kepala B2P2EHD, Ir. Ahmad Saerozi yang membuka acara mengatakan pentingnya pelaksanaan kegiatan pembahasan ini, karena penelitian dan pengembangan harus disosialisasikan dan dijelaskan secara rinci dihadapan para koordinator penelitian dan pengembangan yang sesuai dengan bidang kepakarannya masing-masing.

“Peneliti harus bisa memberikan informasi yang jelas para koordinatornya masing-masing terkait judul penelitian dan pengembangan yang akan dilaksanakan, serta selalu memperhatikan setiap masukan dan koreksi yang diberikan koordinatornya” tambah Saerozi.

Saerozi juga berpesan kepada peneliti B2P2EHD untuk selalu focus dalam melaksanakan penelitian dan pengembangan demi tercapainya hasil yang terbaik yang nantinya akan sangat berguna tidak hanya untuk Badan Litbang dan Inovasi (BLI) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tetapi seluruh pengguna baik masyarakat maupun instansi lain yang memerlukannya.

Menurut Saerozi saat ini B2P2EHD sudah memiliki lokus yang jelas yaitu di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yang berada di bawah pengelolaan B2P2EHD, khususnya KHDTK Labanan di Kabupaten Berau. “Dengan lokus yang jelas maka penelitian dan pengembangan akan lebih fokus demi menghasilkan iptek yang berguna bagi masyarakat banyak” kata Saerozi.

Pembahasan proposal ROPt, ROPg dan RPK ditutup oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi, Sumitra Gunawan, S.Hut., MSC dengan mengucapkan banyak terima kasih serta apresiasinya kepada seluruh peneliti dan pelaksana kegiatan non penelitian atas kerjasama mempresentasikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2017.

Sumitra mengharapkan kegiatan penelitian dan pengembangan yang sudah dipresentasikan pada proposal ROPt dan ROPg dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan mempertimbangkan beberapa masukan dan arahan dari masing-masing kordinator, hal ini berlaku juga untuk RPK yang juga mempertimbangkan masukan dari pihak manajemen dan peserta kegiatan pembahasan.

Menurut jadwal, pelaksanaan Pembahasan Proposal ROPt, ROPg dan RPK seyogyanya akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 5-6/2/2017, tetapi adanya informasi hari libur nasional terkait Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak pada tanggal 5/2/2017 maka pelaksanaannya di undur satu hari menjadi tanggal 6-7/2/2017.

Kegiatan hari pertama diisi dengan presentasi proposal ROPt dan ROPg dari Peneliti B2P2EHD dihadapan para koordinator dari Pusat Litbang Bogor. Kegiatan hari kedua di isi dengan presentasi proposal RPK dari kegiatan non penelitian yang ada di B2P2EHD.**MSC

 

%d blogger menyukai ini: