Aktualisasi keahlian riset Peneliti B2P2EHD untuk memberikan manfaat ke pengguna

1_lhp-2016B2P2EHD (Samarinda, 5/12/2016)_Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) harus mampu memberikan manfaat kepada seluruh pengguna, baik didalam institusi maupun diluar institusi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala B2P2EHD, Ir. Ahmad Saerozi dalam sambutannya, Senin, 5/12, di acara Pembahasan Laporan Hasil Penelitian (LHP) dan Laporan Pelaksanaan Kegiatan (LPK) B2P2EHD Tahun Anggaran 2016 di Gedung Dipta Grha B2P2EHD, Samarinda, Senin-Rabu, 5-7 Desember 2016.

“Peneliti B2P2EHD yang mewakafkan ilmunya ke pengguna pasti termanfaatkan secara baik dan benar oleh institusi lain, hal ini secara tidak langsung akan membuat nama B2P2EHD dikenal oleh berbagai pihak,” kata Ahmad Saerozi.

Untuk mendukung hal tersebut, Kepala B2P2EHD, Ahmad Saerozi telah memberikan surat edaran ke seluruh peneliti B2P2EHD untuk mengisi surat pernyataan resmi kepada siapa kelak hasil penelitian ini akan termanfaatkan nantinya. “Dengan surat pernyataan tersebut intinya adalah peneliti akan dengan tepat mempraktekan dan membimbing pengguna terkait hasil penelitian yang akan digunakan nantinya” tambah Ahmad Saerozi.

3_lhp-2016Pada sambutan terkait pelaksanaan kegiatan pembahasan LHP dan LPK Tahun Anggaran 2016, Ahmad Saerozi juga menyampaikan bahwa peneliti harus dapat menyerap saran dan masukan yang disampaikan dari peserta. “Saya harap jangan menunda untuk memasukkan saran dan masukan yang diberikan oleh rekan-rekan pada LHP dan LPK yang dipresentasikan, saya yakin saran dan masukan tersebut bersifat membangun untuk hasil penelitian yang terbaik” kata Ahmad Saerozi.

Bahan yang disampaikan pada Pembahasan LHP dan LPK Tahun anggaran 2016 ini merupakan draft dari LHP dan LPK yang nanti akan difinalisasi setelah mendapatkan arahan dan masukan setelah dilakukan pembahasan. “seyogyanya setiap kesimpulan di dalam LHP harus sama dengan yang ada di batang tubuhnya, jangan sampai kesimpulan tidak sinkron dengan metode yang dilaksanakan serta kegiatan yang dihasilkan dari lapangan” tambah Ahmad Saerozi.

Ahmad Saerozi sangat menekankan LHP tahun ini harus benar-benar komprehensif dan jelas arah penelitian yang hendak dicapai. Rekomendasi yang diberikan juga harus merupakan hasil penelitian berbentuk instruksional untuk dapat diaplikasikan oleh pengguna, “jangan lagi rekomendasi penelitian isinya selalu penelitian lanjutan terus, kapan diaplikasikannya” ujar Ahmad Saerozi.

Di akhir sambutannya, Ahmad Saerozi memberikan apresiasi kepada peneliti yang telah menghasilkan penelitian yang sudah dapat diterapkan oleh pengguna dan menghasilkan manfaat bagi pengguna, baik itu institusi terkait maupun masyarakat luas secara keseluruhan.

4_lhp-2016Acara Pembahasan LHP dan LPK Tahun Anggaran 2016 ini dilaksanakan selama 3 hari, 5-7 Desember 2016 di Gedung Dipta Grha B2P2EHD Samarinda. Setiap kegiatan wajib dipresentasikan guna mengetahui sejauh mana capaian kinerja dan capaian target yang telah dicapai. Diharapkan nantinya akan memberikan perbaikan secara menyeluruh terhadap kegiatan penelitian dan non penelitian yang akan dilaksanakan selanjutnya.#MSC

%d blogger menyukai ini: