Air Terjun Sebulu, Potensi Wisata di KHDTK Sebulu

B2P2EHD (Sebulu, 4/08/2015) Siapa sangka ternyata ada Potensi Wisata Alam Air Terjun di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sebulu, Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Obyek wisata air terjun tersebut berada di KM6 jalan trans Sebulu yang membelah KHDTK Sebulu.

Untuk menuju air terjun tersebut, pengunjung dapat jalan kaki atau naik motor sekitar 10-15 menit. Air terjun ini berupa hamparan bebatuan besar berwarna hitam yang dikelilingi oleh pohon yang lumayan rindang. Kontur bebatuan air terjun yang sedikit landai membuat banyak tempat untuk pengunjung dapat bersantai menikmati sejuknya bermandikan air yang berasal dari hutan.

Waktu tim web B2P2EHD mengunjungi lokasi air terjun, tidak ada pengunjung dilokasi, hanya ada Ibu Diana atau yang biasa disapa Mbok Alus, yang beriinsiatif mengelola lahan parkir di lokasi tersebut. “Biasanya air terjun ramai dikunjungi pada saat liburan sekolah dan akhir pekan, warga yang datang dari usia orang tua hingga anak-anak” katanya.

Tidak ada biaya masuk untuk dapat menikmati indahnya air terjun ini, Mbok Alus hanya mematok biaya parkir untuk roda-2 sebesar Rp.2000, roda-4 sebesar Rp.4000. “Hasil dari uang parkir ini dipakai untuk membangun titian jalan menuju air terjun dan kebersihan dilokasi air terjun” tambah Mbok Alus

Mbok Alus berharap obyek wisata ini dapat dikelola secara optimal oleh instansi terkait entah itu pemerintah Desa maupun lainnya yang berwenang. “Semoga air terjun ini dapat meningkatkan penghasilan warga dan menjaga kelestarian alam sekitar” tambahnya.

Berdasarkan SK Menhut Nomor. 203/Menhut-II/2004 tanggal 14 Juni 2004, Pengelolaan KHDTK Sebulu yang berada dalam kawasan Kesatuan Pemangku Hutan Produksi (KPHP) Santan dilaksanakan oleh Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD).

Terkait pembukaan obyek wisata air terjun yang dilakukan oleh masyarakat setempat, B2P2EHD dan KPHP Santan telah melakukan kerjasama untuk meningkatkan potensi wisata tersebut, diantaranya adalah dengan membangun sarana dan prasara pendukung di pintu masuk air terjun tersebut.

“Bulan Agustus ini KPHP Santan akan mulai melakukan kegiatan pembuatan kantor tepat di pintu masuk air terjun agar pengelolaan obyek wisata ini dapat optimal” kata Khuswantoro Akhadi, S.Hut., MAP, Kepala Seksi KHDTK, Kerjasama dan Pengembangan B2P2EHD di lokasi air terjun. **MSC

%d blogger menyukai ini: