Abu Gosok, Media Simpan Terbaik untuk Benih Damar Mata Kucing

tabelB2P2EHD (Samarinda, 2/6/2016)_Abu gosok merupakan alternative media simpan yang dapat dipertimbangkan untuk benih damar mata kucing. Apabila dibandingkan dengan serbuk gergaji yang selama ini umumnya dipakai oleh masyarakat, ternyata media simpan abu gosok lebih mampu menjaga kadar air pada benih, hal ini penting untuk meningkatkan daya berkecambah.

Indra Gumay dan Melya Riniarti dari Fakultas Pertanian Universitas Lampung menyatakan bahwa waktu penyimpanan benih damar kucing yang terbaik adalah tidak lebih dari empat minggu. Karena kalau lebih dari waktu tersebut, kadar benih air akan menurun dan benih akan mulai berkecambah.

Indra dan Melya melakukan penelitian dengan cara mengambil benih masak dari pohon induk yang baru jatuh ketanah, buah atau benih tersebut dikumpulkan dan dipotong sayapnya lalu dipilih yang baik (berukuran besar, tidak terserang ulat dan tidak busuk.

Benih tersebut diangin-anginkan selama 24 jam, lalu dimasukkan kedalam kantong plastic transparan dan diberi media abu gosok dan serbuk gergaji yang disimpan dalam suhu kamar (270-300Celcius). Kegiatan penelitian tersebut nantinya akan membuktikan media simpan mana yang akan menghasilkan media simpan terbaik untuk benih damar mata kucing.

Perlu diketahui bahwa saat ini ketersediaan damar mata kucing sangat bergantung kepada pohon tersebut (Shorea javanica K&V). Pohon ini memiliki siklus berbunga dan berbuah yang tidak teratur dan juga memiliki buah yang bersifat tidak tahan lama untuk disimpan (rekalsitran). Hal ini menyebabkan regenerasi tanaman akan menjadi terhambat.

Penelitian tersebut akan memberikan solusi dalam hal mengatasi sulitnya membudidayakan pohon penghasil damar mata kucing. Selain itu. penelitian yang dilakukan oleh Indra dan Melya juga untuk mendapatkan informasi terkait perpanjangan viabilitas benih yang nantinya akan meningkatkan jumlah benih yang dapat dikecambahkan sehingga memperbesar kemungkinan mendapatkan benih dengan mutu yang baik.

Disarikan oleh Muhamad Sahri Chair (MSC) dari Artikel Jurnal Penelitian Dipterokarpa Vol.3No.1 JSeptember 2009, yang berjudul Metode alternative penyimpanan benih damar mata kucing (Shorea javanica K. & V.) yang ditulis oleh Indra Gumay Febryano (Fakultas Kehutanan Universitas Lampung) dan Melya Riniarti (Fakultas Kehutanan Universitas Lampung).

%d blogger menyukai ini: